Creeping Eruption sering disebut juga Cutanius Larva Migrans, dermatosis linearis migrans, sandworm disease. Pada umumnya terjadi pada anak-anak terutama yang berjalan tanpa alas kaki atau yang sering bermain dengan tanah atau pasir. Petani dan tentara juga sering mengalami hal yang sama. Sering terjadi pada daerah tropis atau subtropis yang hangat dan lembab. Penyakit ini banyak dijumpai di negara-negara seperti Afrika, Amerika Selatan, Amerika Barat dan di Idonesia. Pemeriksaan yang dilakuakn di Jakarta menunjukan pada sejumlah anjing terdapat 68% Ancylostoma Caninum dan 18% Ancylostoma Braziliense sedangkan pada sejumlah kucing ditemukan 72% Ancylostoma Braziliense.
@__@ Teruslah berbagi, karena diantara apa yang telah kita bagi dengan orang lain mungkin ada diantaranya yang tak kita sadari itu berarti untuknya. Semoga kita selalu membuat orang lain tersenyum bahagia dengan tulusnya..........
Tampilkan postingan dengan label Medica Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medica Info. Tampilkan semua postingan
Kamis, 22 Desember 2011
Creeping Eruption
Creeping Eruption sering disebut juga Cutanius Larva Migrans, dermatosis linearis migrans, sandworm disease. Pada umumnya terjadi pada anak-anak terutama yang berjalan tanpa alas kaki atau yang sering bermain dengan tanah atau pasir. Petani dan tentara juga sering mengalami hal yang sama. Sering terjadi pada daerah tropis atau subtropis yang hangat dan lembab. Penyakit ini banyak dijumpai di negara-negara seperti Afrika, Amerika Selatan, Amerika Barat dan di Idonesia. Pemeriksaan yang dilakuakn di Jakarta menunjukan pada sejumlah anjing terdapat 68% Ancylostoma Caninum dan 18% Ancylostoma Braziliense sedangkan pada sejumlah kucing ditemukan 72% Ancylostoma Braziliense.
Kamis, 16 Juni 2011
LEPTOSPIROSIS
LEPTOSPIROSIS ICD – 9 100; ICD – 10 A27
(Penyakit Weil, Demam Canicola, Ikterus Hemoragika, demam lumpur, penyakit Swinerherd)
1. Identifikasi
Kelompok penyakit zoonis yang disebabkan oleh bakteri dengan manifestasi berubah-ubah. Ciri-ciri yang umum adalah demam dengan serangan tiba-tiba, sakit kepala, menggigil, mialgia berat (betis dan kaki ) dan merah pada conjuctiva. Manifestasi lain yang mungkin muncul adalah demam diphasic, meningitis, ruam (palatal exanthem), anemia hemolytic, pendarahan didalam kulit dan selaput lendir, gatal hepatorenol, gangguan mental dan depresi, myocarditis dan radang paru-paru dengan atau tanpa hemopthisis. Didaerah yang endemis leptospirosis, mayoritas infeksi tidak jelas secara klinis atau terlalu ringan untuk didiagnosa secara pasti.
Langganan:
Komentar (Atom)